Monthly Theme

Pentakosta 10 hari kebaktian (Doa & Puasa)

Monthly-Theme-MAY

Shalom, salam ‘Day of Fire’.
BEST Church, by: HT. Fengky M, SE.

Dan 3: 23-30.
Sadrach, Mesakh dan Abednego punya komitmen, konsisten dan kesetiaan kepada Tuhan dan gereja serta pelayanan, maka Tuhan hadir dalam nyala api yang membakar mereka, sehingga mereka tidak terbakar, sampai raja pun kagum dan memerintahkan supaya semua bangsa menghormati Allah nya Sadrach, Mesakh, Abednego jika tidak atau menghina-Nya akan dipenggal-penggal rumahnya akan dirobohkan.
Sebagai unat Tuhan yang sudah ditebus dan menjadi imamat rajani, bangsa yang kudus dan kepunyasn Allah wajib berbuat baik terutama di gereja dan pelayanan jika tidak berbuat baik tentu berbuat jahat, jika tidak dipakai Tuhan pasti dipakai setan, lihat dan pelajari Yudas Iskariot dirasuk iblis ketika menerima roti perjamuan dari Yesus dan Yesus telah menyerahkannya kepada iblis, namun Petrus ketika disusupi iblis dan Tuhan menghardiknya, dan didoakan Tuhan.
Doa, puasa, lakukan yg baik jangan berdebat, taat dan patuh serta setia.

BAGHDAD – Seorang pria Kristen dari etnik Yazidi di Irak berbagi kisahnya selama menjadi sandera kelompok Islamic State atau ISIS. Dia mengaku selamat ketika kelompok ekstremis itu mencoba membakarnya hidup-hidup hingga tiga kali.

Dia mengaku selama percobaan pembakaran itu, tubuhnya tidak terbakar. Kisahnya itu dibagikan dalam video dokumenter berjudul “Heart and Hands: Iraq” yang dibuat Sean Feucht dari organisasi nirlaba Light A Candle Project, dan Bethel Music.

Dalam video dokumenter, pria Yazidi itu mengatakan Yesus hadir dua kali dalam mimpinya, di mana dia menceritakan tentang nasibnya menjadi tahanan ISIS.

“Yazidi…benar-benar menjadi sasaran ISIS untuk genosida…mereka diperkosa, mereka dipukuli, mereka dieksekusi,” kata Feucht kepada Fox News, yang dilansir Jumat (31/5/2019). “ISIS bahkan tidak ingin memenjarakan mereka, mereka hanya ingin membunuh mereka, melenyapkanya dari peta.”

Feucht mewawancarai pria itu tanpa disebutkan namanya. Bersama organisasi Light A Candle Project, dia menjelajahi dunia, terutama Irak, di mana ISIS pernah berada di puncak kebrutalannya.

Pria Yazidi yang diwawancarai Feucht itu mengaku dibakar hidup-hidup tiga kali oleh ISIS setelah mereka tahu dia adalah umat Yesus. Dia mengatakan tubuhnya “tidak terbakar” satu kali pun ketika dibakar. Dia dipenjara dan disiksa oleh kelompok esktremis tersebut selama dua bulan.

“Dia berbicara kepada saya,” kata pria Yazidi itu, merujuk sosok Yesus yang hadir dalam mimpinya.

Feucht mengatakan kepadanya; “Yesus muncul dua kali dalam mimpi Anda karena Dia mencintai Anda.”

Pria Yazidi itu mengaku tubuhnya dibasahi bensin oleh para militan ISIS. Tetapi meskipun dia dibakar hidup-hidup, dia mengaku selamat tanpa terluka. Dia memuji Yesus karena selamat dari penyiksaan tersebut. “Dan mereka membakar saya, tetapi saya tidak terbakar,” katanya.