Monthly Theme

Hamba yang SETIA dan TAAT

parable-of-the-faithful-and-wise_t_nv-800x600

BACK TO JESUS TEACHING

Yakobus 4:4 (TB) Hai kamu, orang-orang yang TIDAK SETIA! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan DUNIA adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya MUSUH ALLAH.
Apakah kesetiaan itu penting? Jelas penting bahkan sangat berharga di mata Tuhan, sehingga Firman mengatakan:
1. Hamba yang SETIA dan yang tidak setia. Tuhan Yesus sendiri memberikan teladan setia dan taat sampai mati di kayu salib.

Wahyu 19:11 (TB) Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “YANG SETIA dan YANG BENAR”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil

2. Hamba yang baik dan yang jahat, yaitu yang duniawi (epigeios) padahal melayani Tuhan, gereja (ekklesia) atau kerajaan sorga (basilea), harus memikirkan yang di atas, kekal bukan yang dibawah dan fana. Pelayanan gereja adalah pelayanan sorgawi (epouranios).
Banyak orang memulai dengan roh, namun mengakhiri dengan daging.
Galatia 5:16-26 (TB) Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging — karena keduanya bertentangan — sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.
Buku Pencuri Tahta Allah:
Suatu hari Roh Kudus membertahukan kepada saya (Fengky): ‘Kembalikan tahta-Ku – kembalikan tahta-Ku, hamba-hamba-Ku dan umat-Ku telah mencuri tahtah-Ku, kembalikan tahta-Ku – kembalikan tahta-Ku. Kemudian Roh Kudus menerangkan: hati manusia adalah tempat tahta Tuhan, namun umat Tuhan telah mencuri tahta Tuhan yaitu hatinya dan diisi oleh duniawi, hawa nafsu, irihati, ambisi, serakah, kebencian, pesta pora, kemabukan, perselisihan, perseteruan, dendam, sakit hati, kecewa, kesombongan, zinah, cabul, dll. Tuhan ingin supaya kita membersihkan hati , dan mengembalikan kepada Tuhan, dan diisi dengan firman dan menjaga hatinya dengan kewaspadaan, karena darisanalah terpancar kehidupan (Ams 4:23), supaya umat Tuhan membuang semua yang bukan dari Tuhan dari hatinya, supaya Roh Kudus masuk ke dalam hati. Banyak orang berdoa meminta supaya Roh Kudus turun dan masuk dalam hatinya, namun tidak pernah menyediakan tempat bagi-Nya. Tuhan Yesus ingatkan supaya menjaga hati dari kepentingan duniawi, Luk 21:34. Dan Mazmur 24:3; menuliskan yang boleh naik ke gunung Tuhan dan berdiri di tempat kudus-Nya adalah orang yang suci/murni hatinya. Mat 5:8; berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Bahkan tujuan dari baptisan adalah memohonkan hati nurani yang murni kepada Allah, 1 Pet 3:21.