Event & Info

Golgotha- Pilgrime

Golgotha kuning

Kisah kematian Yesus Kristus tidak terbantahkan, dan para nabi, kitab suci serta sejarah telah menulisnya, bahkan seorang penulis sejarah terkenal bernama: Yosephus (Yahudi/bukan orang Kristen) yang hidup pada tahun 70 M, telah menuliskan bahwa Yesus Kristus telah mati di kayu salib, dan bangkit.
Beberapa peristiwa yang menyatakan bahwa Yesus itu mati dan bangkit:
– 2 Malaikat dari sorga turun membuka batu penutup kubur dan menyampaikan berita bahwa Yesus Kristus telah bangkit dari kematian.
– Maria ibu Yesus dan rasul Yohanes berdiri dekat salib Yesus dan menyaksikan penyaliban dan kematian-Nya.
– Sejak Yesus berdoa dan ditangkap di taman Getsemani tepatnya di lembah Kidron (depan Getsemani), tiga orang murid Yesus Kristus menyaksikannya.
– Yudas Iskariot menjual Yesus dan mengkhianati dengan sebuah ciuman Yudas sebagai tanda, bahwa itulah Yesus Kristus yang harus ditangkap.
-Yudas Iskariot yang bunuh diri dengan menggantungkan dirinya, adalah bukti bahwa Yudas Iskariot menyesal dan berdosa dengan mengkhianati Yesus Kristus.
– Rasul Simon Petrus yang sejak awal mengikuti Yesus Kritus ketika ditangkap dan menghunus pedang untuk memotong telinga pasukan imam yang hendak menangkap, sampai Yesu ditangkap dan di bawah ke rumah kepala imam.
– Penyangkalan Simon Petrus 3 kali sebelum ayam berkokok.
– para imam, imam besar, Herodes, Pilatus serta ribuan orang menonton ketika Yesus Kristus diarak ke penyaliban, adalah bukti tidak terbantahkan,
– Maria Magdalena dan para rasul serta para murid sedih akan penyaliban Yesus Kristus.
Pertanyaan bagi mereka yang meragukan penyaliban dan kematian serta kebangkit Yesus Kristus:
1. Siapakah yang menempelkan telinga yang putus terhunus oleh pedang Simon Petrus ketika Yesus Kristus ditangkap? jikalau bukan Yesus Kristus?
2. Siapakah yang bunuh diri dan mengembalikan uang pengkhianatan kepada para imam? apakah bukan Yudas iskariot, jikalau bukan siapa?
3. Siapakah manusia yang bisa memohonkan ampun dosa manusia lainnya yang telah menyalibkannya? jikalau bukan Kristus?
4. Siapakah yang bisa menjamin seorang penjahat yang disalibkan bisa masuk ke Firdaus (sorga), selain Kristus?
5. Siapakah yang memberi mimpi kepada isteri raja Pilatus, bahwa Yesus Krustus adalah orang benar? jikalau bijan Tuhan?
6. Siapakah yang membuka batu kubur dan membuat gempa bumi, sehingga para pengawal lari ketakutan, jikalau bukan malaikat?
7. Siapakah orang yang tidak percaya kepada firman yang dibawakan dua orang malaikat, yang memberitakan bahwa Yesus Kristus telah bangkit dari kematian, tepat tiga hari seperti kisah nabi Yunus?
8. Sebuah buktikah jikalau kedua tangan yang masih berlubang bekas paku dan lambung bekas lembing yang ditunjukkan Yesus Kristus kepada para murid dan rasul Thomas, sehingga Thomas menyebut-Nya: Ya Tuhan, Ya Allahku…
Perlu dicatat bahwa pengkhianatan, penangkapan, penyiksaaan dan penyaliban serta kebangkitan Yesus Kristus telah ditulis para nabi dengan jelas dan secara detail (nubuatan telah digenapi).
Tidak ada seorangpun didunia ini yang seperti Yesus karena Dia adalah Mesias dan Juruselamat dunia, lahir dari nubuatan kitab para nabi, diberitau oleh malaikat Gabriel, nama-Nya disebutkan Yesus dan julukan-Nya adalah Imanu-El (El atau Allah tinggal beserta manusia). Yesus menyembuhkan, membangkitkan orang mati, mengusir setan, mengadakan banyak mujizat, bernubuat, mengajar dan mengampuni dosa manusia yang hanya bisa dilakukan oleh Allah Yang Benar, Mati dan Bangkit lalu naik ke sorga dan mengutus Roh Kudus, serta akan kembali. Sejarah telah membuktikan, firman, bukti, 500 saksi dan nubuatan para nabi, nabi Yahya atau Yohanes Pembaptis telah menunjuk Yesus sambil berkata: Inilah Anak Domba Allah yang mengangkut dosa manusia, sehingga orang kristen tidak ada lagi hari raya korban, dan Yohanes Pembaptis berkata: membuka tali kasut-Nya saja dia tidak layak. Dan Nama-Nya sangat berkuasa, adakah yang seperti Yesus? Tentu tidak ada, karena Ia adalah Tuhan, itu kata malaikat dan Allah serta Firman itu sendiri. Marilah percaya (inilah arti sesungguhnya sunat yaitu sunat hati) dan menerima-Nya dan berdoalah: dalam nama Yesus, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat, terimalah saya dan ampuni dosa saya. Amin.